Suka Duka Komuter

Standard

Jika kita pandai cari kawan, banyak hal-hal positif yang bisa saling dibagi, seperti yang kami jalani lewat komunitas KOMUTER. Dari hal-hal remeh seperti info tiket murah, tebengan bareng, hingga yang termasuk gawat (nggak boleh saya sebut di sini). Unik, asyik, dan blak-blakan, itulah khasnya Komuter dari Jatim ini. Seorang kawan yang asli Riau pun sudah terpesona dengan gadis Jatim sehingga memutuskan untuk bergabung🙂 hehehe… Jadi, jangan coba-coba ganggu ritual jumat sore selepas jam 1500, kami pasti ngamuk-ngamuk. Karena sudah rindu sama keluarga.

Dan yang perlu diingat, wira-wiri seperti ini tidak selamanya dengan harga mahal. Mayoritas perjalanan kami-kami ini untuk satu kali pergi tiket pesawat masih di bawah 400 rb, dan tidak jarang yang di bawah 200 ribu. Kok bisa ? komunitas kami berhubungan baik dengan airlines yang sering mengadakan promo, serta anggotanya menyebar "intel" yang mengendus aroma tiket promo🙂 Pokoknya, yang berbau promo, hidung kami sangat terlatih. Dan tentunya, cesss pleng…

Kejadian hampir kena batunya, waktu Merpati menutup rute sub-cgk jam 6 pagi yang menjadi andalan kawan2 komuter demi efisiensi. Padahal 3 minggu sebelumnya, kami habis memborong tiket jam tersebut. Alhamdulillah, manajemen Merpati mau mengerti kami, sehingga mengganti dengan penerbangan maskapai lain pada jam yang sama meskipun harus menambah dengan biaya yang tidak sedikit, bahkan di kisaran rp. 500 rb. Kawan2 yang tergabung dengan grup komuter, Alhamdulillah semuanya diganti flight, padahal yang lain tidak sedemikan bagus penggantiannya, bahkan banyak yang hanya dikembalikan uangnya. Pada kejadian ini, saya punya 6-8 tiket yang terimbas, namun semuanya clear.

Terakhir kejadian tutupnya Batavia Air. Padahal beberapa bulan sebelumnya sudah mengadakan promo besar-besaran dengan tarif 250 rb sekali terbang. Saya masih tersisa 1 flight yang belum terbang, tetapi Alhamdulillah ada solusi yang ditawarkan oleh Tiger Mandala, dengan hanya menambah rp. 5rb saja. Tapi yang miris, salah satu kawan komuter sudah membooking untuk 2,5 bulan, dan itu masih untuk bulan September – November 2013 nanti. Ini yang masih agak was-was karena mandala hanya bersedia mengganti hingga flight bulan april.

Rekor termurah saya, adalah Rp. 111 ribu Jkt-Sby di musim arus mudik Idul Fitri kemarin. itupun sekedar biaya administrasi penukaran poin dari Merpati, 10x terbang gratis 1x. Padahal, harga tiket pada saat yang sama sudah mencapa Rp. 1,1 juta. Tapi ada beberapa kawan yang lebih edun, Rp. 60 ribu untuk pp Jakarta Surabaya, naiknya Tiger Mandala, berangkat dari Jakarta jam 4.15 pagi. Jadi sambil nginep di terminal 3 atau bahkan berangkat tengah malam buta ke Bandara. Yang sengsara, manakala tiba di Juanda jam 5 pagi, belum ada taksi yang ngetem. Ada kawan yang terpaksa jalan kaki ke luar bandara.

ditulis dalam suasana yang masih agak capek di Senin malam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s