Kursi Spesial Dari Merpati

Standard

Bolo2 Komuter,Jumat malam minggu kemarin saya naik MZ-334, rute biasanya, Jakarta-Surabaya. Alhamdulillah on schedule, jam 2030 sudah siap terbang, hanya antri seperti biasanya.

Yang luar biasa, karena siang harinya saya pesan dibantu cek-in dan order kursi nomor 1F kepada Pak Martinus, waktu boarding masuk ke kabin saya kaget. Mosok diberi kursi bisnis. Nggak salah ini ? Sebelumnya saya nggak pernah dapet kursi 1F, tapi karena beranggapan tipe pesawatnya all-economy, nggak apalah sekali-sekali di depan.

Tak lama Pak Bibin datang menemani, sambil guyon tentunya. Ini jatah kursi presiden.. Sampai malu saya dibuatnya.

Kayaknya lain waktu saya nggak bakalan pesen 1F lagi, isin rek.. hehe..
Soale ngeri banget pelayanane Merpati, mengagetkan & kepenakπŸ™‚

Terima kasih Pak Martinus, Pak Bibin, dan kawan2 Merpati.

Bravo Merpati..

Merpati MZ334 22-Maret-2013 Pre Check In

Standard

Hari Sabtu lalu (23 Maret 2013), malam hari, saya harus berangkat Jkt-Sub jam 20.55 by Merpati. Maka sorenya saya berangkat dari Kota Wisata Cibubur jam 17.30. Kondisi cuaca tak bersahabat. Hujan turun deras sekali. Jalanan Cibubur macet total. Banyak genangan di jalan raya karena drainase jelek. Jam 18.10 masih di jalan raya Transyogi.

Jam 18.30-an baru nyampe di Cibubur Junction. Saya mulai khawatir telat naik pesawatnya nih. Mulai berpikir, karena ini hari libur, pengen sih minta tolong pre-check in minta bantuan Pak Bibin, Pak Martinus, dan Om Eko cs. Tapi mikir lagi, ini kan hari libur? Ga enakan juga ngerepotin mereka yang sedang menikmati hari libur. Tapi, kondisinya ini mendesak sekali. Akhirnya, dengan modal hp yang baterainya sekarat, saya beranikan untuk minta bantuan pak Bibin, Martinus cs.

Tak berapa lama ada balasan dari Pak Martinus. Responnya cepat sekali. Saya sampai tak menyangka. Beliau memforward email saya, minta bantuan ke rekan-rekan Merpati nya. Alhamdulillah saya jadi tenang dengan bantuan ini. Tadinya naik bus dari Cibubur, lalu karena dah mepet, saya sambung pake taksi. Taksinya saya minta super ngebut. Sampai2 nyodok mobil orang lain pas di tol Pluit dikarenakan dia (supir pribadi) ngerem mendadak dan keadaan jalanan licin (ujan). Dag dig dug bukan main.

Bersyukur, nyawa masih diselamatkan Allah karena tabrakannya tak parah dan supirku lbh memilih menabrakkan mobil daripada banting stir ke kiri (terjun dari jembatan) atau kanan (kemungkinan disodok orang dari belakang). Hasil tabrakannya, penyok doank bumper taksi dan bagian belakang mobil orang lain itu. Nego supir taksi dan pemilik mobil tak lama. Akhirnya damai karena si supir pribadi itu ngerem mendadak. Jam sudah menunjukkan pukul 20.07 dan masih di daerah pluit.

Akhirnya supir taksi ngebut lagi spt di film The Fast and the Furious, biar ga telat. Supirnya percaya diri karena dia baru ganti ban baru, keempat-empatnya. Saya hanya bisa pasrah. Berdoa. Jam 20.20 nyampe deh di Terminal 2F. Saya hanya pake celana pendek, kaos oblong, dan tas sandang. Masuk2 ke counter Merpati, udah tinggal ambil tiket aja. "Oh, yang pak Martinus ya?" Kata petugasnya. "iya pak", jawab saya sambil senyum. Dapat seat 2D. Istimewa!!!!!

Hari yang menegangkan untuk cerita perjalanan bertemu anak-istri. Dan, tentunya, special thanks berrrraaaaattttt buat teman2 di Merpati yang sudah bantu melayani pelanggan dengan cara yang istimewa. Kalau tidak dibantu, sudah pasti saya telat dan harus beli tiket baru lagi.

Sekali lagi, terima kasih Pak Bibin, Pak Martinus, Om Eko, dan rekan2 Merpati yang tak bisa saya sebutkan satu persatu. Sukses terus untuk Merpati. Mari terbang bersama Merpati, dan rasakan sensasi pribadi bersamanya.

Salam hormat

Adlil Umarat
Program TV Analyst RCTI

Suka Duka Komuter : Keberanian Melangkah

Standard

oleh : Asep Dudy Damhudy

Teman-teman seperjuangan…
Saya ingin berbagi tulisan, sebelumnya mari kita renungkan bersama-sama. Satu persatu perjuangan hidup kita selama merantau agar bisa berkumpul dgn keluarga,

1. Menyisihkan uang gaji 30%
2. Membeli tiket pesawat/KA
3. Menyewa Mobil
4. Membonceng bertiga (chenglu)
5. Biaya Komunikasi (Telpon/BBM).
6. Memikirkan Keselamatan Jiwa Raga
7. Melintasi hujan, macet, dll

Pengorbanan biaya, waktu, tenaga, jiwa raga diatas dirasakan berat namun semuanya ini menjadi ringan ketika kita teringat senyum anak2 dan istri tercinta dirumah dan semata-mata karena ibadah. Kita baru merasakan betapa pentingnya waktu dan kualitas hubungan dengan keluarga setelah dipisahkan oleh jarak, waktu dan pekerjaan. Memang antara Karir dan Keluarga tdk pernah bersatu sampai kapanpun. titik. Inilah kenyataannya yg harus dihadapi sobat. lambat laun, umur dan tenaga kita terus berkurang, dan melemah.

Suatu saat saya harus berani mengambil sikap tegas.

1. Apakah saya akan menunggu pensiun gajian sampai 55 thn ? atau bosan jadi pegawai di usia 40 thn, mulai berkarya sendiri ? Memulai karier sbg wirausaha. Ini hanya masalah waktu saja lambat laun gaji, jabatan dan fasiitas kita juga akan hilang, tenaga, waktu kecepatan gerak saya sudah banyak berkurang. Apakah saya baru memulai usaha di usia 55-65 thn seperti kol sanders pendiri KFC. Itupun ngga ada salahnya, tapi kita tidak sempat menikmati keberhasilan kerja keras kita.

2. Apakah pengalaman saya kerja 15 thn belum cukup menjadi bekal mandiri / wirausaha ?

3. sampai kapan saya pisah keluarga ?

4. atau saya takut tidak dapat pesangon sebagai jaminan pensiun ?

5. Atau saya takut tidak bisa biayai sekolah u/ anak2 / biaya medical, dll ?

Inilah masalah2 yg muncul di benak saya waktu itu. Semakin banyak dipikirkan maka ketakutan yg muncul semakin besar. Padahal belum terjadi, tapi selalu muncul memenuhi otak saya, tanpa disadari akhirnya membentuk mental block yg membuat kita khawatir dan takut untuk melangkah maju (move forward)

Tahukah ? tantangan yg ada sebenarnya apa ? adalah diri kita sendiri ? Kita tidak memiliki KEBERANIAN !!! seperti temen saya bilang " loe jago berenang tapi kenapa takut tenggelam ??? "

Inilah yg sering diucapkan rekan saya kalo bertemu. Dia sdh lulus jadi karyawan 5 tahun lalu padahal background ex-Office Boy. Kita sama2 manusia yg makan nasi dan minum tapi perbedaannya dia memiliki Keberanian, ketekunan dan keteguhan, keyakinan, dia memutuskan keluar pekerjaan ketika karir di puncak untuk menjadi pengusaha electricity dan sekarang alhamdulillah berhasil menjadi pengusaha yang taft (he’s my inspiring).

Sejarah juga membuktikan sebagian besar orang-orang sukses dan berhasil di dunia ini memiliki jiwa :
1. Survival (bertahan hidup)
2. Brave (Berani)
3. Diligent (ketekunan)
4. Persistance (keteguhan)
5. Faith (keyakinan)
6. Jiwa berdagang (berniaga)

Yang membuat org bisa bertahan hidup bukanlah ijazah tapi kemampuan (skill). beradaptasi ketika susah dan bisa menciptakan lapangan pekerjaan (bill gate). Kita jangan khawatir anak2 tidak bisa meneruskan sekolah dan berijazah S1, tapi kita harusnya lebih khawatir jika anak2 tidak memiliki kemampuan (skill) bertahan hidup. Sudah cukup kita dipaksa org tua dulu bersekolah tinggi hanya karna anaknya ingin sarjana (prestige/gengsi) tapi setelah lulus masih menjadi beban orang tua dan tidak belum mandiri total. Kejadian ini jangan sampai menimpa pada generasi kita. Cukup kita saja !!!

Sobat untuk mandiri tidaklah sulit tapi yang sulit adalah membebaskan diri dari kekhawatiran kita dari rasa ketakutan (mental block). Saya sendiri butuh waktu 8 thn untuk mengeliminasinya dan memutuskannya. Padahal usaha sudah berjalan lama tahun 2004 dan menghasilkan, tanpa disadari saya masuk kembali ke comfort zone, karna posisi terlalu nyaman.

Perasaan tidak nyaman semakin besar mendesak dada, akhirnya saya coba membuat keputusan penting lagi, dengan resign (tanpa pesangon) setelah 16 tahun bekerja, sepertinya Allah memberikan jalan kemudahan saya harus hijrah Jakarta untuk membangun usaha dan bertemu dengan teman2 komuter wira-wiri JKT-SBY selama 8 bulan.

Saya merencanakan pendapatan.
1. jangka pendek (harian/mingguan/bulanan).
2. jangka menengah (3-6 bulanan)
3. Jangka panjang (tahunan)

Setelah itu, saya memastikan 5 jenis pekerjaannya yang akan ditekuni kulineri, agribisnis, Telco, R&D dan Properti. Tahap awal saya focuskan ke Kulineri, membuat perusaah Telco, Agribisnis, dan memutuskan Homebase Kantor di MCG. Saya melakukan usaha bersama Istri (coupletrepeneur), agar istri bisa merasakan susah senangnya dunia wirausaha, karna istri tidak akan mungkin menjerumuskan kita dalam kesulitan. Malah menjadi Booster (tenaga pendorong). Inilah yang menguatkan tekat kami. Susah senang bersama-sama. Istri saya kursuskan kulliner Siomay, Mie Ayam, Bakso, Pempek, Makanan Jepang dan Qatering, Alhamdulillah usaha berjalan.

Saya belajar wirausaha dari beberapa mentor, mengkonsultasikannya jika ada kesulitan, sambil learning by doing. Memperbanyak Praktek tidak banyak teori dan mikir lagi. Kami sudah memutuskan kapan totaly menjadi wirausaha ? Karna ini adalah keputusan terpenting dalam hidup kami. Menyiapkan tabungan minimal 12 bulan kedepan, agar tidak menggangu konsentrasi kami bekerja.

Memperbanyak amalan yang disukai Allah bersama keluarga :
1. Shalat wajib di mesjid
2. Sholat Dhuha,
3. Sholat Tahajud,
4. Puasa Senin Kamis.
5. Sedekah

Alhamdulillah, Kemudahan-kemudahan sudah banyak kami rasakan.
Jika kita meyakini Allah akan menolong di saat kesulitan, maka bantuan akan datang. Allah merasa malu jika tidak menolong hamba-hambaNya yang sholeh/sholehah. Inilah kunci pegangan kami.

Smoga sharing ini bermanfaat.

Suka Duka Komuter

Standard

Jika kita pandai cari kawan, banyak hal-hal positif yang bisa saling dibagi, seperti yang kami jalani lewat komunitas KOMUTER. Dari hal-hal remeh seperti info tiket murah, tebengan bareng, hingga yang termasuk gawat (nggak boleh saya sebut di sini). Unik, asyik, dan blak-blakan, itulah khasnya Komuter dari Jatim ini. Seorang kawan yang asli Riau pun sudah terpesona dengan gadis Jatim sehingga memutuskan untuk bergabungπŸ™‚ hehehe… Jadi, jangan coba-coba ganggu ritual jumat sore selepas jam 1500, kami pasti ngamuk-ngamuk. Karena sudah rindu sama keluarga.

Dan yang perlu diingat, wira-wiri seperti ini tidak selamanya dengan harga mahal. Mayoritas perjalanan kami-kami ini untuk satu kali pergi tiket pesawat masih di bawah 400 rb, dan tidak jarang yang di bawah 200 ribu. Kok bisa ? komunitas kami berhubungan baik dengan airlines yang sering mengadakan promo, serta anggotanya menyebar "intel" yang mengendus aroma tiket promoπŸ™‚ Pokoknya, yang berbau promo, hidung kami sangat terlatih. Dan tentunya, cesss pleng…

Kejadian hampir kena batunya, waktu Merpati menutup rute sub-cgk jam 6 pagi yang menjadi andalan kawan2 komuter demi efisiensi. Padahal 3 minggu sebelumnya, kami habis memborong tiket jam tersebut. Alhamdulillah, manajemen Merpati mau mengerti kami, sehingga mengganti dengan penerbangan maskapai lain pada jam yang sama meskipun harus menambah dengan biaya yang tidak sedikit, bahkan di kisaran rp. 500 rb. Kawan2 yang tergabung dengan grup komuter, Alhamdulillah semuanya diganti flight, padahal yang lain tidak sedemikan bagus penggantiannya, bahkan banyak yang hanya dikembalikan uangnya. Pada kejadian ini, saya punya 6-8 tiket yang terimbas, namun semuanya clear.

Terakhir kejadian tutupnya Batavia Air. Padahal beberapa bulan sebelumnya sudah mengadakan promo besar-besaran dengan tarif 250 rb sekali terbang. Saya masih tersisa 1 flight yang belum terbang, tetapi Alhamdulillah ada solusi yang ditawarkan oleh Tiger Mandala, dengan hanya menambah rp. 5rb saja. Tapi yang miris, salah satu kawan komuter sudah membooking untuk 2,5 bulan, dan itu masih untuk bulan September – November 2013 nanti. Ini yang masih agak was-was karena mandala hanya bersedia mengganti hingga flight bulan april.

Rekor termurah saya, adalah Rp. 111 ribu Jkt-Sby di musim arus mudik Idul Fitri kemarin. itupun sekedar biaya administrasi penukaran poin dari Merpati, 10x terbang gratis 1x. Padahal, harga tiket pada saat yang sama sudah mencapa Rp. 1,1 juta. Tapi ada beberapa kawan yang lebih edun, Rp. 60 ribu untuk pp Jakarta Surabaya, naiknya Tiger Mandala, berangkat dari Jakarta jam 4.15 pagi. Jadi sambil nginep di terminal 3 atau bahkan berangkat tengah malam buta ke Bandara. Yang sengsara, manakala tiba di Juanda jam 5 pagi, belum ada taksi yang ngetem. Ada kawan yang terpaksa jalan kaki ke luar bandara.

ditulis dalam suasana yang masih agak capek di Senin malam

Foto Kongres I Komuter 31 Jan 2013

Standard

dihadiri oleh 10 orang anggota komuter.

Cara Cepat Menuju Bandara Cengkareng

Standard

Kemarin bincang-bincang dengan kawan kantor. Ternyata ybs punya pengalaman ekstrim menuju bandara Cengkareng, yaitu naik ojek.

Ceritanya, karena beliau diajak rapat sampe jam 12.30, akibatnya ybs belom bisa meninggalkan kantor. Padahal sudah harus terbang naik lion air jam 1400. Tahu sendiri, kalau naik taksi / mobil kantor, sudah pasti kecil kemungkinan untuk sampai sebelum waktunya. Dan fakta bahwa Lion kan paling mudah membuat orang tidak diterima check-in.

Ndilalah di depan kantor ada ojek, dan di awal sempat disuruh nganter ke Blok M Damri. Tapi karena tukang ojeknya nanya mau ke mana, dijawab ke bandara. Malah ditawari utk diantar sampe bandara. Rutenya Perempatan Kuningan – Gatot Subroto – Semanggi – Grogol belok kiri – Perempatan Cengkareng
– terus ke bandara. Tarifnya : dikasih 100 ribu.

Waktunya : 30 menit thok !!
Layak dijadikan alternatif, apabila sudah buru-buru dikejar jadwal.

Ini mirip sama pengalaman Mas ArJuna (Arif Junaedi) yg membukukan rekor Malang – Juanda
sejam lebih sedikit menggunakan travel sedan bermobil suzuki swift.

Cara Handal Menuju Bandara Soekarno Hatta Cengkareng

Standard

Ada banyak cara untuk menuju ke dalam kawasan bandara yang berkode CGK ini. Dari menggunakan mobil pribadi, rental, taksi, ojek, hingga bus Damri. Terdapat banyak pilihan yang bisa mengantarkan kita ke bandara internasional yang sekarang sudah sangat padat.

Sebagai pengguna rutin, khususnya di tahun 2012 ini, banyak suka-duka dan cara mudah maupun sulit untuk menuju kawasan itu. Mudah, mungkin bagi yang biasa menggunakan taksi atau berlokasi dekat dengan jalur Damri. Tetapi akan merupakan sebuah tantangan bila di luar jalur itu.

Saya sehari-harinya berkantor di perempatan kuningan Gatot Subroto, daerah yang tidak dilewati Damri bandara kecuali di jalan tol-nya. Artinya sama saja tidak lewat di jalur yang bisa distop sewaktu-waktu. Dari kawasan ini, titik terdekat untuk mendapatkan damri bandara adalah di pancoran hingga gerbang tol Pancoran ke arah kuningan. Damri masih bisa distop di sini. Namun, karena jadwal yang juga jarang, serta kemungkinan terjebak kemacetan antara ruas pancoran hingga slipi, pilihan ini tidak terlalu favorit menjadi andalan, karena kurang yakin dengan waktu tempuh dan waktu untuk memperoleh Damri.

Piihan Utama

Pilihan utama, menggunakan damri yang berangkat dari Blok M dengan naik dari Senayan JCC (gerbang tol semanggi). Namun, dari beberapa kali kejadian jum’at sore yang lalu-lintasnya sangat padat, seringnya di atas jam 16, damri tidak masuk gerbang semanggi, melainkan terus ke arah slipi, dan masuk tol di gerbang ini. Padahal sudah dibela-belain turun dari busway di senayan JCC dan menyeberang lalu-lintas yang sering ramainya.

Akhirnya, rumus berubah. Piihan pertama naik dari gerbang tol Slipi, dengan harapan beruntung mendapatkan limpahan arus lalu-lintas damri dari blok M, dan yang pasti dari Lebak Bulus. Namun sayangnya dari Lebak Bulus intervalnya cukup lama dan terjebak macet hingga slipi.

Nah, alternatif yang sebenarnya sering, tetapi untung-untungan, adalah mendapat tumpangan (tidak gratis tentunya) dengan mobil pribadi. Saya pernah mengalami jumat minggu lalu. Setelah celingukan tolah-toleh mencari Damri yang tak kunjung tiba, ndilalah ditawari mobil pribadi untuk ke bandara. Ternyata ybs adalah mobil rental bandara yang baru saja menurunkan penumpang di kawasan Slipi Jaya. Alhamdulillah, dapat tumpangan, dengan membayar Rp. 20.000,- sama dengan Damri, tetapi lebih cepat sampai.

Pernah juga sebelumnya, karena terjebak di gerbang semanggi, dengan modal nekat meminta tumpangan (ikut iuran seharga tiket Damri lho) ke bandara. Ada seorang polisi yang baik hati, Pak Edy Santoso yang bersedia mengangkut saya, di tengah waktunya dia yang harus buru-buru mengejar penerbangan ke Yogyakarta.

Di lain waktu, Mas Yuni Haryanto, teman kos yang bekerja di Jawa Pos Radar Solo, pernah juga ditawari tebengan ke bandara di gerbang tol Slipi dengan tarif 20 ribu perak. Berarti di kawasan ini sudah bisa disimpulkan cukup ada alternatif menuju bandara yang bisa diandalkan. Dan hingga saat ini masih menjadi andalan banget.

Jalur Timur

Bila anda berasal dari jalur timur dan tidak dilalui Damri, padahal lokasi sangat strategis, seperti contohnya Cawang / UKI, berdasarkan informasi dari Pak Ghozali, alumni elektro ITB tahun 1986, ternyata terdapat juga omprengan dari depan halte BNN Cawang menuju bandara. Tarifnya, non bagasi Rp. 10 ribu, adapun dengan bagasi Rp. 20 ribu. Dari sini mobil langsung masuk tol di depan Stasiun Cawang. Sebuah alternatif unik dan membantu penumpang yang akan menuju bandara.

Saya sendiri belum tahu, wujud kendaraannya seperti apa. Mudah-mudahan bagus dan nyaman.

Cadangan Waktu

Selain angkutan, waktu yang dicadangkan untuk menuju Cengkareng juga menjadi faktor penting. Ada yang dengan berani mencadangkan hanya 1 jam, tetapi saya lebih konvensional, sebisa mungkin di atas 3 jam sebelum terbang. Pasalnya, kita tidak pernah tahu kondisi lalu-lintas di ibu kota yang serba tidak menentu. Namun tentu harapannya lalu-lintas lancar ketika kita lewat dan tidak tersendat.

Senin kemarin saya berdiskusi dengan calon penumpang yang tinggal di Bogor, karena pengalamannya ketinggalan pesawat dan harus membeli tiket lagi, ybs mencadangkan 7 jam sendiri untuk pergi dari rumahnya di Bogor menuju bandara.


Saran untuk DAMRI

Ke depannya, diharapkan Damri memperbanyak rute untuk menuju bandara. Titik yang krusial adalah kawasan Grogol, yang ternyata belum ada Damri bandara yang beroperasi di daerah ini. Padahal sangat membantu. Saya pernah kecele karena saya pikir di terminal Grogol ada damri bandara, ternyata tidak ada. Dan terpaksa harus naik taksi :(

Jam Operasi Damri

Bus damri beroperasi kira-kira sebagai berikut :

Dari semua penjuru :
beroperasi dari jam 4.00 hingga jam 20.00 dengan interval terdekat 10 menit (gambir) dan paling lama 60 menit.
Namun ada juga yang mulai dari jam 3.30

Ke semua penjuru :
beroperasi dari jam 4.00 hingga jam 24.00 dengan interval sekitar 15 – 30 menit.
Beberapa jurusan bahkan ada yang mulai berangkat lebih awal dan pulang lebih akhir, sekitar jam 00.10 menit (Kampung Rambutan). Namun itu semua tergantung kondisi. (SON)

sumber : http://mukhlason.wordpress.com/2012/06/06/cara-menuju-bandara-soekarno-hatta-cengkareng/

Cara Menuju Bandara Soekarno Hatta Cengkareng

Standard

PaHe (Paket Hemat) Bandara Soekarno-Hatta

Posted February 2, 2012 by Umarat in Social & Human Interest. Tagged: Bus Damri, Bus Damri ke Bandara, Cara Hemat ke Bandara, Damri, Damri Soetta, Letak Terminal Airline, Naik Damri, No tlp Damri Bandara, Paket Hemat Rute Bandara Soetta, Pool Damri ke Bandara, Terminal di Bandara Soetta, Transportasi aman Damri, Transportasi yang bisa diandalkan. 107 Comments | Edit

Beginilah konsekuensi jika istri sedang menempuh studi S2 di Surabaya. Kami harus berpisah untuk beberapa hari. Ia hilir mudik Surabaya-Jakarta. Untungnya aku baru ditinggal sekali saja sejak kami menikah. Namun, sepertinya karena kami pasangan yang campur-campur (Minangkabau – Tegal – Mojokerto), maka Bandara Soekarno-Hatta bakal sering kami sambangi.

Bolak-balik bandara tentu menguras kocek juga. Nah, biar hemat, aku menyarankan Anda yang biasa ke Bandara untuk mengambil jasa angkutan umum Damri. Naik Damri memang asyik, murah meriah dan nyaman. Aku pernah naik taksi dari bandara. Pengalaman buruk sekali. Supir taksinya untung-untungan. Kalau lagi buntung, kita bisa dapat supir taksi yang nakal. Ada yang minta uang tambahanlah, emosi ga stabil, dan lain sebagainya. Belum lagi ketika baru landing, kita biasanya ditarik-tarik untuk diperebutkan naik taksi. Sunguh tidak nyaman.

Nah, kalau naik Damri, lebih enak. Selain membantu program pemerintah dalam mengurangi kemacetan ibukota, Damri haltenya jelas, luas, ada tempat duduk dan ber-AC. Ketika bus yang kita nantikan jurusannya terparkir di depan halte, petugas Damri akan memanggil calon penumpangnya. ”Jurusan Blok M, silahkan naik,” begitu kira-kira himbauan petugas Damri.

Murmer (Murah Meriah)

Letak halte bus Damri cukup strategis dan dekat dengan pintu kedatangan di tiap terminal. Kita cukup menyeberangi satu jalan dari pintu keluar kedatangan untuk menemukan haltenya. Ada di tiap terminal bandara. Petugas Damri juga cekatan, baik, dan sepengamatanku malah melindungi konsumen atau calon konsumennya.

Suatu malam, aku lihat ada ibu-ibu tua sedang kebingungan. Ia sudah janjian dengan anaknya untuk dijemput. Ternyata ada kendala. Tak jadilah ia dijemput. Akhirnya, ia luntang lantung di depan halte Damri. Petugas Damri mendekatinya, menanyakan akan ke arah mana pulangnya. Petugas Damri itu melindungi si ibu tua dari sergapan supir-supir taksi yang gahar-gahar dan agresif menawarkan jasanya.

Hari sudah larut, pukul 23.30 malam. Si Ibu kalau tidak salah akan ke daerah Kampung Rambutan. Ternyata, malam itu bus ke Kampung Rambutan sudah habis. Hanya ada di terminal satunya lagi. Maka dengan cekatan petugas Damri tadi mengontak poolnya agar menahan bus terakhir Damri ke arah Kp. Rambutan, agar si ibu bisa naik. Sementara waktu, si ibu diikutsertakan ke dalam bus jurusan Blok M, satu bus denganku.

Sungguh, melihat peristiwa itu, aku terharu. Kalau aku jadi anaknya, aku akan sangat berterima kasih pada petugas Damri itu. Ibu tua renta, di tengah bandara, luntang-lantung ga jelas mau kemana, dan sedang diintimidasi oleh supir taksi yang berebut menawarkan jasa. Mending cara nanyanya sopan. Ini pakai sedikit pemaksaan. You know lah rasanya.

Bus Damri juga ada AC-nya. Tempat meletakkan barang juga tersedia cukup luas. Belum lagi bisa ditaruh barang juga di bagasi bagian bawah bus. Supirnya tidak terlalu ngebut. Tidak juga pelan. Ini transportasi paling nyaman, dan aman. Kita bersama orang banyak, dan ga mungkin disasar-sasarkan secara sengaja.

Bus Damri di Bandara: Aman & Nyaman

Biaya naik Bus Damri juga murah. Saat ini masih Rp 20.000 per sekali jalan. Bandingkan jika kita naik taksi. Dari tempatku di Kebon Jeruk, naik Blue Bird bisa kena Rp 90.000-an (sudah termasuk tol). Itu pun sudah lewat Tol Lingkar Luar Barat yang lebih singkat jaraknya. Kalau lihat rute biasa Tol Dalam Kota (lewat Taman Anggrek), bisa menembus Rp 100.000. Nah, masih lebih hemat Damri, bukan? Rp 20.000 vs Rp 100.000.

Nah, Anda bandingkan saja dengan jarak rumah Anda ke Bandara. Cukup hematkah dengan taksi? Kalau kita lebih dari 1 orang yang berangkat ke bandara, bolehlah bisa lebih hemat naik taksi. Bisa lebih efisien juga. Dan kalau kita sedang terkena jurus ”telat”, barulah pakai taksi sebagai senjata pamungkas.

Namun, jangan sembarangan pilih taksi. Salah pilih, bisa makan hati. Mulai dari yang taksinya bau rokok, sampai supirnya yang ugal-ugalan. Pilih yang sudah pasti ternama, dan catat nama pengemudi serta nomor pintunya. Jadi, kalau sewaktu-waktu ada barang ketinggalan, bisa dilacak dengan cepat.

Nah, untuk memudahkan Anda mencari Bus Damri, berikut saya berikan alamat counter Damri di Jabodetabek dan sekitarnya, berikut nomor telponnya. Siapa tahu Anda ingin cari informasi apakah bus Damrinya masih tersedia atau sudah habis, bisa ditanyakan di nomor telpon tersebut. Nomor tlp ini aku ambil dari karcis resmi Damri. Jadi, mudah-mudahan bisa dipertanggungjawabkan keabsahannya. Semoga ada manfaat.

Sebenarnya saya punya usul buat Damri. Akan lebih asyik kalau Damri menyediakan report keberangkatan busnya dari tiap counter, melalui twitter. Jadi, semua orang bisa mendapatkan informasi yang up to date tentang bus Damri jurusan Bandara Soekarno Hatta.

Untuk kasus seperti saya misalnya, tinggal di Slipi, pengen naik Damri, tentu mencegat Damri dari 2 counter. Bisa dari Blok M, atau bisa dari perempatan Slipi Palmerah. Kalau harus ke Blok M dulu, tentu memakan waktu dan tenaga, serta ongkos. Saya ingin naiknya dari perempatan Slipi saja. Nah, agar tahu, apakah bus Damrinya sudah lewat, baru lewat, atau belum lewat, atau sudah habis, enaknya sih nyontek via twitter.

Jadi, tiap bus Damri dari Lebak Bulus yang berangkat, langsung dikasih tahu via twitter bahwa busnya baru berangkat atau keluar dari Lebak Bulus pkl 17.00. Jadi saya bisa leha-leha dulu di rumah hingga pukul 16.30, dan baru berangkat menuju perempatan Slipi Palmerah pukul 17.00. Jadi, nunggu busnya ndak terlalu lama. Usulan ini sudah saya kirimkan ke website Damri. Tapi belum ada respon. Kalau ini berlaku di semua counter Damri, tentu luar biasa dampaknya. Peminat Damri akan bertambah, karena calon pelanggan tahu, harus dimana mencegat bus Damri yang menuju bandara. Mudah-mudahan usulan iseng saya direalisasikan oleh Damri.

TEMPAT KEBERANGKATAN BUS DAMRI DARI DAN KE BANDARA SOETTA

No NAMA LOKASI HARGA LOKASI β€œNGETEM” No Telpon Rute & Keterangan
1 Counter Damri Charter Terminal 1B Bandara Soetta 021 – 5501290 Tlp: 021 – 460-3708 / 550-1290
2 Informasi bandara Bandara 021 – 5505179
3 Blok M Rp 20rb Depan Plaza Blok M 021 – Blok M (dekat SMA 6) – Sisingamangaraja – Jl. Sudirman – Semanggi – Jl. Gatot Subroto – Tol Dalam Kota – Tol Bandara sudyatmo – Bandara Soekarno-Hatta (arah sebaliknya keluar tol di Tomang, RS. Harapan Kita)
4 Bogor Rp 25rb Botani Square 0251 – 9241928 Botani Square – tol jagorawi -tol dalam kota – Bandara Soekarno-Hatta
5 Cikarang Rp 30rb Plaza Cikarang Baru Jababeka Cikarang Baru – Tol – Bandara Soekarno-Hatta
6 Gambir Rp 20rb Set. Kereta Api Gambir 021 – 3862361 Belakang Stasiun Gambir – Medan Merdeka Timur – jl. Ridwan Rais – JL. Kategral – Jl. Pos ps baru – Jl. Gunung sahari – Jl. Angkasa kemayoran – Jl. Benyamin Sueb – Jl. Tol Pelabuhan (RE Martadinata) – Jl. tol Profesor Sedyatmo – Jl. Raya Bandara – Bandara Soekarno Hatta
7 Bekasi Rp 25rb Terminal Kayuringin Bekasi Kayu ringgin -tol cikarang -pintu tol bekasi barat – tol dalam koata – tol sudyatmo – Bandara Soekarno-Hatta
8 Kemayoran Rp 20rb Pool Damri Kemayoran 021 – 4245783 Kemayoran – Mangga dua – tol sedyatmo -Bandara Soekarno Hatta
9 Kampung Rambutan Rp 20rb Terminal Kp. Rambutan 021 – 8400062 Terminal Kampung Rambutan – putaran lampu merah pasar rebo – tol grogol Dalam kota – tol sudyatmo – Bandara Soekarno-Hatta
10 Lebak Bulus Rp 20rb Terminal Lebak Bulus 021 – 7509773 Terminal Lebak Bulus – Pondok Indah -slipi jaya – tol dalam kota grogol – tol sudyatma – Bandara Soekarno-Hatta
11 Mangga Dua Rp 20rb Mangga 2 Square 021 – 62313000 Mangga dua square – stasiun kota / beos – jembatan tiga – pluit – tol sudyatmo – Bandara Soekarno Hatta
12 Pasar Minggu Rp 20rb Terminal Pasar Minggu 021 – 7802804 Terminal Pasar Minggu – Pancoran – Jl. Gatot Subroto – (Tol Dalam Kota )- Tol Prof. Sedyatmo – Bandara Soekarno-Hatta
13 Rawamangun Rp 20rb Terminal Rawamangun 021 – 48974555 Terminal Rawa Mangun – Tol Dalam Kota – Bandara Soekarno-Hatta
14 Serang Rp 28rb Terminal Serang 0254 – 221175
15 Tanjung Priok Rp 20rb Terminal Tj. Priok 021 – 43930178
16 Purwakarta Pool Damri Purwakarta

(Source: penyempurnaan dari website & http://bayni.blogspot.com)

Sekalian juga saya sertakan lokasi terminal tiap airline. Biar ketika sampai di bandara, langsung sudah tahu mau turun di terminal berapa dan tidak sampai salah alamat. Sewaktu menunggu istri di bandara, saya kaget karena mendengar seorang bos marah-marah karena anak buahnya salah menjemput beliau di terminal berbeda. Miskomunikasi seperti ini bisa dihindari dengan informasi di bawah ini. Ada baiknya Anda memastikan betul lewat telpon apakah pesawat yang Anda nanti kedatangannya mengalami delay, atau tetap on schedule. Tinggal pencet nomornya di hape. Mudah-mudahan belum berubah nomor tlpnya. Kalau ada yang kurang update, sila kirim revisinya di blog ini ya. Semoga tulisan ini ada manfaatnya.

INFORMASI PENERBANGAN

No Maskapai Penerbangan Lokasi Pemberangkatan No Telpon
1 Lion Air Terminal 1A / 1B 021 – 5500839
2 Wings Air Terminal 1A 021 – 5594420
3 Sriwijaya Air Terminal 1B 021 – 6405566
4 Batavia Air Terminal 1C 021 – 38999888
5 Citilink Terminal 1C 021 – 23500109
6 Garuda Terminal 2F 021 – 23519999
7 Merpati Terminal 2F 021 – 5507395
8 Air Asia Terminal 3 (International) 021 – 80899099
9 Air Asia Terimnal 3 (Domestik) 021 – 80899099

(Source: Tiket Resmi Bus Damri)

sumber tulisan : http://umarat.wordpress.com/2012/02/02/pahe-paket-hemat-bandara-soekarno-hatta/

Program Kerja Komuter

Standard

Assalaamu alaikum

Kawan2,saya ada usulan, program kerja komuter ke depannya sbb :

1. mendata anggota : sebagian besar sudah kita data

2. mengajukan member MEF ke Merpati : sebagian besar sudah

3. bergabung dalam grup mailing list : sudah

4. membuat blog : sudah saya buatkan di https://komuters.wordpress.com
bila berkenan mengisi dengan tulisan atau menjadi admin, silahkan hubungi saya. atau bila mau langsung posting, silahkan kirim langsung dengan email ke alamat :
livo209dope langsung tayang di blog tsb. Atau barangkali perlu dibuat website dengan domain tersendiri ?

5. membuat logo

6. membuat kartu anggota

7. mempromosikan keberadaan kita dan mengajak kerjasama airline2 yang ada.

8. kopi darat (selain di bandara), mungkin bisanya di jakarta dan malam hari ya

9. pro-aktif menyikapi isu2 khususnya terkait transportasi udara dan prasarananya kepada pihak2 yang terkait, sebagaimana yang sudah dilakukan oleh Mas Fajar Suhartono melalui media, maupun langsung ke pihak terkait.

10. aktif berbagi informasi terkait tiket, member, promo dan lain2nya kepada sesama anggota (ini sudah berjalan dan perlu digiatkan lagi).

11. membuat twitter seperti saran bang Adlil : belum, masih gaptek twitteranπŸ™‚ silahkan dieksekusi kalau berkenan.

Bila ada yang berkenan membantu aktif Alhamdulillah, saya yakin kita semua bisa.